Inilah kisah cinta suci antara Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra. Cinta mereka memang luar biasa indah, cinta yang selalu terjaga kerahasiaannya dalam sikap, kata, maupun ekspresi. Hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam sebuah ikatan suci pernikahan.
Ali sudah menyukai Fatimah sejak lama, selain kecantikan fisik, Ali jatuh hati pada kecantikan ruhaniah Fatimah yang melintasi batas hingga langit ke tujuh. Kendalanya adalah perasaan rendah hati; mampukah Beliau membahagiakan Fatimah dengan keadaannya yang serba terbatas.
Dikisahkan, kala Ali Bin Abi Thalib ingin melamar putri tercinta Rasulullah Muhammad SAW, beliau tak punya uang untuk membeli mahar. Maka Ia membatalkan niat itu. Ali segera berhijrah untuk bekerja dan mengumpulkan uang.
Sementara itu, Ali juga sempat patah hati tiga kali, ketika dua sahabat Rasulullah, Abu Bakar dan Umar bin Khattab, mendahuluinya melamar Fatimah, menyusul Abdurahman bin Auf melamar sang putri dengan membawa 100 unta bermata biru dari mesir dan 10.000 dinnar (jika diuangkan dalam rupiah kira-kira 55 milyar).
Ali sudah menyukai Fatimah sejak lama, selain kecantikan fisik, Ali jatuh hati pada kecantikan ruhaniah Fatimah yang melintasi batas hingga langit ke tujuh. Kendalanya adalah perasaan rendah hati; mampukah Beliau membahagiakan Fatimah dengan keadaannya yang serba terbatas.
Sementara itu, Ali juga sempat patah hati tiga kali, ketika dua sahabat Rasulullah, Abu Bakar dan Umar bin Khattab, mendahuluinya melamar Fatimah, menyusul Abdurahman bin Auf melamar sang putri dengan membawa 100 unta bermata biru dari mesir dan 10.000 dinnar (jika diuangkan dalam rupiah kira-kira 55 milyar).
No comments:
Post a Comment
Silahkan bila ada yang ingin berkomentar